Writer: Raodatul - Jumat, 23 Januari 2026 08:33:23
FYPMedia.id - Gangguan layanan internet kembali mengguncang Indonesia. Pada Kamis, 22 Januari 2026, ribuan pelanggan IndiHome dan Telkomsel mengeluhkan akses internet yang tiba-tiba melambat hingga tidak dapat digunakan sama sekali.
Gangguan ini terjadi secara nasional dan berdampak pada berbagai layanan digital, mulai dari aktivitas browsing, aplikasi hiburan, hingga platform Over-The-Top (OTT).
Keluhan pelanggan membanjiri media sosial sejak menjelang siang hari. Kata kunci “IndiHome” dan “Telkomsel” langsung melesat ke jajaran trending topic di platform X (sebelumnya Twitter), menandakan skala gangguan yang luas dan masif.
Telkomsel Akui Ada Penurunan Kualitas Layanan Data
Menanggapi keluhan tersebut, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) akhirnya memberikan penjelasan resmi. Perusahaan mengonfirmasi adanya gangguan layanan data yang memengaruhi sebagian pelanggan di berbagai wilayah Indonesia.
"Telkomsel menginformasikan kepada pelanggan bahwa saat ini terjadi penurunan kualitas layanan data untuk sebagian pelanggan secara nasional, yang berdampak pada akses ke sejumlah aplikasi digital dan platform Over-The-Top (OTT)," kata VP Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, dilansir dari detik detikINET, Jumat (22/1/2026).
Pernyataan ini sekaligus membenarkan laporan pelanggan yang mengaku tidak bisa mengakses internet secara normal, baik melalui jaringan IndiHome maupun layanan seluler Telkomsel.
Gangguan Terdeteksi Sejak Pukul 11.03 WIB
Telkomsel menyebut gangguan tersebut terdeteksi sejak Kamis, 22 Januari 2026 pukul 11.03 WIB. Sejak saat itu, tim teknis langsung dikerahkan untuk menangani permasalahan yang terjadi.
"Gangguan ini terdeteksi sejak Kamis, 22 Januari 2026 pukul 11.03 WIB," kata Abdullah Fahmi saat dihubungi Bisnis, Kamis (22/1/2026).
Ia memastikan seluruh sumber daya teknis telah difokuskan untuk mempercepat pemulihan jaringan, mulai dari isolasi gangguan hingga optimalisasi sistem.
Baca Juga: Trump Gebrak Industri Chip, Tarif 25% Nvidia Guncang Pasar Global
Tim Teknis Dikerahkan Penuh untuk Pemulihan
Telkomsel menegaskan bahwa sejak awal gangguan, perusahaan tidak tinggal diam. Seluruh tim teknis disebut bekerja penuh untuk mengembalikan layanan agar segera kembali normal.
"Sejak awal kejadian, seluruh tim teknis Telkomsel telah dikerahkan secara penuh untuk melakukan isolasi gangguan, optimalisasi jaringan, serta percepatan pemulihan layanan agar kembali normal sesegera mungkin," ujarnya.
Langkah ini dilakukan mengingat gangguan terjadi pada jam produktif, ketika banyak pelanggan tengah bekerja, belajar, maupun menjalankan aktivitas digital lainnya.
Permohonan Maaf Resmi kepada Pelanggan
Telkomsel juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh pelanggan yang terdampak. Perusahaan mengakui bahwa konektivitas digital kini menjadi kebutuhan krusial masyarakat.
"Kami memahami pentingnya konektivitas digital bagi aktivitas pelanggan, baik untuk komunikasi, hiburan, maupun produktivitas. Oleh karena itu, Telkomsel menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan bahwa penanganan dilakukan dengan prioritas tertinggi," kata Fahmi.
Pernyataan ini menjadi bentuk tanggung jawab perusahaan di tengah tekanan publik yang meningkat akibat gangguan berkepanjangan.
Media Sosial Dipenuhi Keluhan Pelanggan
Sebelum pernyataan resmi dirilis, warganet lebih dulu meluapkan kekesalan melalui media sosial. Banyak pengguna mengaku internet mati total sejak sekitar pukul 11.15 WIB.
Salah satu unggahan viral di X memperlihatkan pesan dari teknisi lapangan yang menyebutkan adanya gangguan massal.
“Pelanggan Yth, diinformasikan telah terjadi gangguan massal tidak bisa browsing pukul 11.15 dan kemungkinan berdampak besar pada layanan IndiHome, Indibiz, dan Telkomsel Anda,” tulis pengumuman tersebut yang dibagikan akun @otongsky_.
Unggahan ini semakin memperkuat dugaan bahwa gangguan terjadi secara luas dan tidak terbatas pada satu wilayah tertentu.
Baca Juga: Prediksi Tren AI 2026: Deepfake Super Canggih Ancam Keamanan Siber
Aplikasi MyTelkomsel Ikut Error
Ironisnya, di tengah gangguan internet, banyak pelanggan mengaku tidak bisa melaporkan keluhan karena aplikasi MyTelkomsel juga mengalami error. Beberapa pengguna menyebut aplikasi tersebut tidak dapat diakses sama sekali.
“Internet lagi gangguan massal. Mau buka aplikasi buat lapor, aplikasinya error juga,” tulis akun @raminoxla.
Padahal, aplikasi MyTelkomsel menjadi kanal utama perusahaan untuk menerima laporan gangguan dari pelanggan secara digital.
Call Center 188 Tak Bisa Dihubungi
Tak hanya layanan digital, jalur komunikasi konvensional pun dilaporkan bermasalah. Sejumlah pelanggan mengaku call center 188 tidak dapat dihubungi saat mereka mencoba menyampaikan keluhan.
“Internet mati, aplikasi error, call center 188 enggak nyambung. Mau komplain ke mana?” tulis akun @Drumahaja.
Kondisi ini memicu frustrasi pelanggan yang merasa kesulitan mendapatkan informasi resmi dan bantuan langsung.
Kebingungan Pelanggan IndiHome
Pengguna IndiHome juga menyayangkan minimnya pengumuman resmi di awal gangguan. Banyak pelanggan mengaku baru mengetahui adanya gangguan nasional dari media sosial, bukan dari pihak penyedia layanan.
“IndiHome lagi error, apakah ada yang sama? Gangguan nasional tapi tidak ada pengumuman,” tulis akun @MAditya45180.
Situasi ini membuat pelanggan merasa kurang mendapatkan transparansi, terutama bagi mereka yang mengandalkan internet untuk pekerjaan dan usaha.
Pemeliharaan Sistem Tak Relevan dengan Gangguan
Sebagian warganet sempat menyoroti notifikasi dalam aplikasi MyTelkomsel yang menyebutkan adanya pemeliharaan sistem pukul 00.00–02.00 WIB. Namun, gangguan internet terjadi di luar jam tersebut, sehingga memicu kebingungan.
Hal ini memperkuat dugaan bahwa gangguan yang terjadi bukan bagian dari pemeliharaan terjadwal, melainkan masalah teknis yang lebih serius.
Baca Juga: Fenomena Curhat ke AI Meningkat, Pakar Ingatkan Risiko Serius Data Pribadi
NetBlocks: Gangguan Terdeteksi Secara Global
Gangguan ini tidak hanya terpantau di dalam negeri. Lembaga pemantau internet global NetBlocks turut melaporkan adanya penurunan kualitas konektivitas di Indonesia yang berkaitan dengan IndiHome dan Telkomsel.
“Netblocks melaporkan penyedia layanan IndiHome dan Telkomsel telah terdampak,” tulis akun @ChyoNews.
Laporan ini menandakan bahwa gangguan tersebut terdeteksi secara luas pada level jaringan nasional.
Pemantauan End-to-End dan Janji Pembaruan Berkala
Telkomsel menegaskan pihaknya terus melakukan pemantauan jaringan secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir. Perusahaan berjanji akan memberikan pembaruan informasi secara berkala melalui kanal resmi.
"Kami terus melakukan pemantauan kondisi jaringan secara end-to-end dan akan menyampaikan pembaruan informasi secara berkala melalui kanal komunikasi resmi sesuai perkembangan penanganan," ujar Fahmi.
Selain itu, Telkomsel menegaskan komitmennya menjaga kualitas dan keandalan jaringan.
"Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan dan keandalan jaringan demi memastikan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan," pungkasnya.
Saluran Resmi untuk Informasi Terkini
Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi terbaru atau ingin mengajukan pertanyaan lebih lanjut, Telkomsel mengarahkan agar mengakses kanal resmi perusahaan, antara lain:
- Call Center 188
- Facebook: Telkomsel
- X/Twitter: @telkomsel
- Instagram: @telkomsel
Gangguan Jadi Pengingat Ketergantungan Digital
Peristiwa IndiHome down secara nasional ini kembali menjadi pengingat betapa tingginya ketergantungan masyarakat terhadap konektivitas digital.
Dalam hitungan jam saja, gangguan internet mampu melumpuhkan aktivitas kerja, pendidikan, hingga layanan publik.
Di tengah transformasi digital yang kian masif, keandalan jaringan menjadi faktor krusial. Publik kini menanti seberapa cepat dan transparan pemulihan dilakukan, serta langkah preventif apa yang akan diambil agar gangguan serupa tidak terulang di masa depan.