Writer: Raodatul - Sabtu, 03 Januari 2026 13:51:27
FYPMedia.id - Menurunkan berat badan kerap kali hanya difokuskan pada pemilihan makanan, padahal apa yang diminum sehari-hari juga memegang peranan krusial.
Tanpa disadari, banyak orang justru “kecolongan” kalori dari minuman yang dikonsumsi, terutama minuman manis dan tinggi gula.
Kalori cair memiliki karakteristik berbeda dengan kalori dari makanan padat. Minuman tidak memberikan efek kenyang yang optimal, sehingga asupan kalori bisa berlipat tanpa disadari.
Dalam jangka panjang, kondisi ini memicu penumpukan lemak, terutama di area perut yang dikenal paling sulit dihilangkan.
Para ahli menegaskan, tidak ada minuman ajaib yang secara instan membuat tubuh langsing. Namun, memilih jenis minuman yang tepat, dikombinasikan dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik teratur, dapat membantu mempercepat pembakaran lemak, menekan rasa lapar, serta menjaga metabolisme tetap optimal.
Lantas, minuman apa saja yang dinilai efektif membantu membakar lemak perut?
Minuman yang Membantu Membakar Lemak Perut
Mengutip laman Eat This, ahli gizi Julie Upton, MS, RD, CSSD menyebutkan sejumlah minuman yang mengandung nutrisi dan senyawa bioaktif yang mendukung penurunan berat badan.
Kandungan tersebut bekerja dengan meningkatkan metabolisme, mengatur hormon lapar, hingga memperbaiki kesehatan pencernaan.
Berikut penjelasannya:
Baca Juga: 7 Alasan Japanese Walking Lebih Efektif Bakar Lemak daripada Jogging
1. Air Putih, Minuman Paling Sederhana tapi Paling Efektif
Air putih kerap dianggap remeh, padahal perannya sangat vital dalam proses penurunan berat badan. Minuman ini bebas kalori, membantu menjaga hidrasi, dan mendukung fungsi metabolisme tubuh.
Tubuh manusia terdiri dari sekitar 50–60 persen air. Kekurangan cairan dapat memperlambat metabolisme dan memicu rasa lapar palsu. Tak heran, banyak orang mengira lapar padahal sebenarnya hanya haus.
Sebuah studi yang dipublikasikan pada 2019 menunjukkan bahwa program penurunan berat badan yang mengganti minuman manis dengan air putih mampu menghasilkan penurunan berat badan rata-rata sebesar 5,15 persen. Penurunan berat badan peserta berkisar antara 0,45 kilogram hingga 8,6 kilogram.
Studi lain juga menunjukkan bahwa minum sekitar 500 ml air putih sebelum makan dapat membantu mengontrol porsi makan dan menurunkan asupan kalori harian secara signifikan.
2. Teh Hijau, Booster Metabolisme Alami
Teh hijau dikenal luas sebagai salah satu minuman terbaik untuk diet. Kandungan utama dalam teh hijau adalah epigallocatechin gallate (EGCG), sejenis katekin yang memiliki efek kuat dalam meningkatkan pembakaran lemak.
EGCG bekerja sinergis dengan kafein untuk meningkatkan pengeluaran energi dan oksidasi lemak. Tak hanya itu, teh hijau juga membantu mempertahankan massa otot tanpa lemak saat berat badan menurun.
Sebuah studi dalam jurnal Clinical Nutrition melaporkan bahwa peserta yang mengonsumsi ekstrak teh hijau dosis tinggi selama 12 minggu mengalami penurunan indeks massa tubuh (BMI), lingkar pinggang, serta hormon ghrelin yang memicu rasa lapar. Di sisi lain, kadar adiponektin, hormon yang membantu sensitivitas insulin justru meningkat.
Manfaat ini membuat teh hijau menjadi pilihan favorit bagi mereka yang ingin mengurangi lemak perut secara bertahap namun konsisten.
3. Teh Hitam, Pendukung Penurunan Berat Badan yang Jarang Disorot
Selain teh hijau, teh hitam juga terbukti memiliki manfaat dalam menjaga berat badan. Kandungan polifenol dan katekin dalam teh hitam berperan dalam meningkatkan metabolisme lemak dan memperbaiki komposisi bakteri baik di usus.
Penelitian yang dimuat dalam jurnal Food & Function menemukan bahwa individu yang mengonsumsi tiga cangkir teh hitam per hari selama tiga bulan mengalami penurunan berat badan dan lingkar pinggang yang signifikan.
Namun, efek ini tidak terlihat jika konsumsi dilanjutkan tanpa jeda dalam jangka waktu lebih panjang.
Para peneliti menduga, teh hitam membantu mengatur mikrobioma usus yang berperan penting dalam pengaturan berat badan dan penyerapan energi dari makanan.
Baca Juga: 5 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan Tubuh
4. Kopi Hitam, Penekan Nafsu Makan Alami
Kopi bukan hanya minuman pengusir kantuk, tetapi juga berpotensi membantu membakar lemak. Kandungan kafein dalam kopi mampu meningkatkan metabolisme, mempercepat pembakaran kalori, dan menekan nafsu makan dalam jangka pendek.
Studi dari Harvard School of Public Health menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi empat cangkir kopi per hari mengalami penurunan lemak tubuh rata-rata sebesar 4 persen selama periode enam bulan.
Peneliti menyebut kopi dapat meningkatkan pengeluaran energi sekaligus berpotensi menurunkan asupan kalori.
Namun, manfaat ini hanya optimal jika kopi dikonsumsi tanpa tambahan gula, krimer, atau sirup manis yang justru bisa menambah kalori secara signifikan.
5. Kombucha, Perpaduan Teh dan Probiotik
Kombucha merupakan minuman fermentasi berbahan dasar teh hijau atau teh hitam yang kaya akan probiotik. Minuman ini menggabungkan manfaat antioksidan dari teh dengan bakteri baik yang mendukung kesehatan pencernaan.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa mikrobioma usus yang sehat berperan besar dalam pengaturan berat badan.
Probiotik dapat membantu mengurangi penyerapan lemak dari makanan, meningkatkan hormon pengatur nafsu makan, serta menekan peradangan yang berkaitan dengan obesitas.
Sebuah studi dalam jurnal Obesity melaporkan bahwa perempuan yang mengonsumsi probiotik saat menjalani program diet mengalami penurunan lemak perut yang lebih signifikan dibandingkan mereka yang menjalani diet tanpa probiotik.
Baca Juga: 6 Teknik Jalan Kaki yang Bantu Bakar Lemak Lebih Maksimal, Bye-bye Perut Buncit
Minuman Diet Tak Bisa Bekerja Sendiri
Meski berbagai minuman di atas memiliki manfaat nyata, para ahli menegaskan bahwa hasil optimal hanya bisa dicapai jika dibarengi dengan pola makan seimbang dan gaya hidup aktif.
Minuman sehat dapat membantu:
Meningkatkan metabolisme tubuh
Menekan nafsu makan
Membantu pembakaran lemak
Menjaga hidrasi
Memberi dukungan energi harian
Namun, konsumsi minuman saja tanpa mengontrol makanan dan aktivitas fisik tidak akan memberikan hasil maksimal.
Tips Konsumsi Minuman untuk Hasil Optimal
Agar manfaat minuman diet lebih terasa, ada beberapa prinsip penting yang perlu diperhatikan:
Pilih minuman tanpa gula atau rendah gula
Hindari minuman bersoda dan jus buah kemasan
Biasakan minum air putih sebelum makan
Konsumsi teh atau kopi tanpa tambahan gula
Batasi alkohol karena tinggi kalori
Dengan strategi yang tepat, minuman bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi bisa menjadi bagian penting dari perjalanan menuju berat badan ideal dan kesehatan jangka panjang.