FYP Media – Gempa bumi berkekuatan 4,9 Skala Richter yang mengguncang wilayah Karawang dan Bekasi, Jawa Barat, Rabu malam (20/8/2025), menimbulkan kepanikan dan kerusakan bangunan. Data sementara dari Pusdalops BPBD Jawa Barat mencatat 19 rumah warga di Karawang dan 1 rumah ibadah di Bekasi mengalami kerusakan akibat guncangan gempa tersebut.
Data Sementara Kerusakan Akibat Gempa 4,9 SR
Gempa yang terjadi pada pukul 19.54 WIB ini terdeteksi memiliki pusat guncangan yang cukup dangkal dan terasa kuat di wilayah Karawang, Bekasi, hingga sebagian wilayah Purwakarta.
Hadi Rahmat, Pranata Humas BPBD Jawa Barat, dalam pernyataan tertulis menyampaikan bahwa hingga pukul 22.20 WIB malam itu, dampak kerusakan terus didata oleh petugas di lapangan.
“Kabupaten Karawang mencatat 19 rumah terdampak (masih dalam proses pendataan dan validasi), sementara di Kabupaten Bekasi, satu tempat ibadah dilaporkan mengalami kerusakan,” kata Hadi.
Daerah-daerah terdampak meliputi:
-
Desa Kutalanggeng
-
Desa Parungsari
-
Desa Wanakerta
-
Desa Mulyajaya
(Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang)
Sementara di Kabupaten Bekasi, kerusakan dilaporkan terjadi di:
-
Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu
Selain kerusakan rumah warga, satu rumah ibadah di Bekasi juga terdampak guncangan.
BPBD: Validasi dan Koordinasi Masih Berlangsung
Tim BPBD dari Karawang dan Bekasi telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan:
-
Pendataan langsung ke lokasi
-
Validasi laporan kerusakan
-
Koordinasi dengan pemerintah desa dan aparat setempat
Menurut Hadi, data yang disampaikan saat ini bersifat sementara dan masih bisa berubah. Hal ini dikarenakan fokus utama adalah pada kecepatan penanganan dan respons awal, sehingga belum semua data terverifikasi secara menyeluruh.
“Informasi ini bersifat dinamis. Data dapat berubah seiring kelengkapan laporan dari lapangan, karena proses validasi dan konfirmasi masih terus berlangsung,” tegasnya.
Penting! Ini Panduan Lengkap Antisipasi Gempa Bumi di Indonesia
Indonesia sebagai wilayah rawan gempa memerlukan kesadaran tinggi terhadap mitigasi bencana. Berikut adalah langkah-langkah antisipasi gempa bumi yang perlu diketahui setiap warga, terutama yang tinggal di daerah rawan seperti Bekasi dan Karawang.
Sebelum Terjadi Gempa Bumi
-
Perkuat Struktur Bangunan
-
Evaluasi konstruksi rumah Anda, terutama struktur tiang dan pondasi.
-
Pastikan bangunan tahan gempa dan bebas dari risiko longsor atau likuefaksi.
-
-
Kenali Lingkungan Sekitar
-
Ketahui letak pintu keluar, tangga darurat, dan area aman untuk berlindung.
-
Hindari memasang benda berat di atas atau benda menggantung tanpa penyangga kuat.
-
-
Siapkan Alat Darurat
-
Kotak P3K
-
Senter atau lampu baterai
-
Radio portable
-
Makanan instan dan air minum minimal untuk 3 hari
-
-
Atur Perabotan Rumah
-
Perabot berat diletakkan di bagian bawah.
-
Kunci lemari atau rak agar tidak mudah jatuh saat gempa.
-
-
Catat Nomor Penting
-
Nomor BPBD, PMI, rumah sakit, dan pemadam kebakaran.
-
-
Latih Anggota Keluarga
-
Beri edukasi tentang tindakan saat gempa.
-
Lakukan simulasi evakuasi minimal 1 kali setiap 3 bulan.
-
Saat Terjadi Gempa Bumi
-
Di Dalam Ruangan
-
Berlindung di bawah meja yang kokoh.
-
Jauhi jendela kaca, rak buku, atau benda yang bisa jatuh.
-
Jangan panik dan jangan langsung lari ke luar jika belum aman.
-
-
Di Luar Ruangan
-
Jauhi gedung tinggi, tiang listrik, dan pohon besar.
-
Cari tempat terbuka dan aman dari reruntuhan.
-
-
Saat Berkendara
-
Hentikan kendaraan dan tetap di dalam mobil jika aman.
-
Jika tidak aman, keluar dan menjauh dari jalan serta kendaraan lain.
-
-
Jika Berada di Dekat Pantai
-
Segera menjauh ke tempat tinggi.
-
Waspadai kemungkinan tsunami.
-
-
Di Daerah Pegunungan
-
Waspadai kemungkinan longsor dan hindari lereng atau tebing curam.
-
Setelah Gempa Bumi
-
Periksa Diri dan Sekitar
-
Cek apakah ada luka pada diri sendiri atau orang di sekitar.
-
Berikan pertolongan pertama jika memungkinkan.
-
-
Keluar Bangunan dengan Aman
-
Gunakan tangga biasa, bukan lift.
-
Hindari bangunan yang sudah retak atau rusak.
-
-
Waspadai Bahaya Tambahan
-
Periksa gas, kabel listrik, dan potensi kebakaran.
-
Tutup aliran listrik dan gas jika ada kebocoran.
-
-
Hindari Daerah Rawan
-
Jangan berjalan di sekitar puing bangunan.
-
Waspadai gempa susulan.
-
-
Dengarkan Informasi Resmi
-
Pantau radio atau sumber berita terpercaya.
-
Jangan percaya hoaks atau informasi tanpa sumber jelas.
-
-
Laporkan Kerusakan
-
Isi formulir dari instansi terkait.
-
Laporkan kerusakan rumah ke BPBD atau pemerintah daerah.
-
-
Tetap Tenang dan Berdoa
-
Jaga ketenangan untuk membantu sesama.
-
Doakan keselamatan diri dan masyarakat sekitar.
-
Gempa Bisa Terjadi Kapan Saja – Waspada dan Siaga Adalah Kunci
Peristiwa gempa di Bekasi dan Karawang ini menjadi peringatan keras bahwa bencana bisa datang tanpa peringatan. Dengan intensitas 4,9 SR saja, sudah cukup untuk merusak bangunan dan mengancam keselamatan jiwa.
Karena itu, kesadaran mitigasi serta persiapan menghadapi gempa menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi, apalagi bagi masyarakat yang tinggal di zona rawan gempa.
Kesimpulan
-
Gempa 4,9 SR mengguncang Karawang dan Bekasi pada Rabu malam, 20 Agustus 2025.
-
19 rumah warga di Karawang dan 1 tempat ibadah di Bekasi dilaporkan rusak.
-
BPBD masih melakukan validasi dan pendataan lanjutan.
-
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, waspada, dan mengikuti protokol keselamatan.