5 Fakta Mengejutkan Misi Penyelamatan Pari: Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar!

Misi Penyelamatan Pari: Badak Kalimantan

FYP Media.ID – Di hutan lebat Kalimantan, Pari, badak Kalimantan betina terakhir yang hidup sendirian, adalah harapan terakhir kita. Berikut 5 fakta penting yang mengungkap betapa mendesaknya misi penyelamatan dan relokasi perempuan tangguh ini ke Suaka Badak Kelian (SBK):

1. Pari: Kunci Masa Depan Spesies yang Hampir Punah

Pari adalah satu-satunya badak Kalimantan yang masih hidup di alam liar setelah kematian Najaq pada 2016, sementara Pahu tinggal di SBK. Jumlah populasi badak Kalimantan diperkirakan di bawah 15—bahkan mungkin kurang dari 5 individubksdakaltim.menlhk.go.idliputan6.com+1Mongabay.co.idSekaltim.co.

2. Rencana Darurat: Translokasi Pari ke SBK dengan Teknologi Mutakhir

Sejak 2024, rapat koordinasi antara BKSDA Kaltim, Pemprov, Pemkab Mahakam Ulu, Alert, dan lembaga lainnya menyepakati translokasi Pari ke SBK. Program ini dilangsungkan berdasar Rencana Aksi Darurat (RAD) yang fokus pada konservasi spesies kritisSekaltim.cosimtaru.kaltimprov.go.idMongabay.co.id.

Di suaka—bekas lahan tambang Kelian—Pari akan menemani Pahu dalam habitat tiruan yang aman, lengkap dengan pengawasan harian dan perlindungan maksimalbksdakaltim.menlhk.go.idAntara News.

3. Ancaman Fatal: Setiap Detik di Alam Liar Adalah Risiko Maut

Area jelajah Pari di Mahakam Ulu terus terancam oleh perburuan, perambahan hutan, dan fragmentasi habitat. Tim konservasi, seperti Alert, menempatkan 12 personel untuk memantau Pari secara intens agar melindunginya dari ancaman nyataliputan6.comNews Balikpapan.

4. Teknologi Reproduksi: Harapan Reinkarnasi Badak Kalimantan

Karena tidak ditemukan pejantan, teknologi reproduksi berbantuan (ART) menjadi harapan kuat. Dengan memanfaatkan sperma badak Sumatera, sel telur Pari bisa dibuahi dan dikembangkan in‑vitro, kemudian ditanamkan kembali — membuka peluang kelahiran keturunan baruAntara NewsMongabay.co.id.

5. Relokasi Mahal & Kompleks: Sekitar Rp 12 Miliar Diperlukan

Misi menyelamatkan Pari bukanlah tugas ringan. Biaya relokasi diperkirakan mencapai Rp 12 miliar, jauh lebih tinggi dibanding evakuasi Pahu sebesar Rp 3 miliarliputan6.comNews Balikpapan. Tantangan geografis menuntut transportasi kombinasi jalur udara, sungai, dan trek darat yang beratliputan6.comNews Balikpapan.

Visual Ringkasan – “Fakta Fakta Pari”

Fakta # Fakta Mengejutkan dan Krusial
1 Pari adalah badak Kalimantan terakhir di hutan liar, simbol kepunahan yang bisa dicegah.
2 Translokasi ke SBK jadi rencana darurat konservasi penuh teknologi dan keamanan.
3 Habitatnya terancam serius—setiap hari berarti nyawa dan peluang reproduksi melayang.
4 ART menawarkan harapan—keturunan baru meski tanpa pejantan.
5 Biaya dan logistik translokasi sangat besar, tapi harga nyawa dan masa depan spesies lebih tak ternilai.

Kesimpulan: Aksi Nyata Sekarang Menentukan Esok

Pari bukan sekadar hewan langka—dia adalah simbol harapan, warisan, dan panggilan generasi saat ini untuk bertindak menyelamatkan masa depan. Tanpa intervensi segera, badak Kalimantan bisa benar-benar hilang dari muka bumi.

Ini bukan soal satu individu, tapi tentang kelanjutan ekosistem, budaya, dan tanggung jawab kita. Dengan kolaborasi lintas lembaga, teknologi canggih, dan dukungan publik, kita masih punya kesempatan memperjuangkan keberlangsungan spesies yang nyaris punah ini.