Landasan Budaya Penting dalam Pembangunan

Landasan Budaya Penting dalam Pembangunan

FYPMEDIA.ID – Dilansir dari infopublik (22/1) Landasan budaya dinilai penting dalam pembangunan karena setiap wilayah mulai dari tingkat desa hingga negara miliki dasar budaya, bahkan menjadi sumber dan landasan Pancasila.

“Itulah alasan Pancasila begitu menyatu dengan bangsa Indonesia karena digali dan dibangun atas dasar budaya,” kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, dalam keteranagnnya terkait acara Festival Budaya Desa di Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Jombang, Provinsi Jawa Timur, seperti dikutip pada Senin (22/1/2024).

Menurut Mendes PDTT Abdul Halim, budaya merupakan pondasi seluruh tatanan kehidupan bermasyarakat maupun pemerintahan.

Pondasi ini diterapkan dalam sila-sila Pancasila untuk menunjukkan identitas bangsa Indonesia yang berketuhanan hingga berkeadilan sosial.

“Budaya itu pondasi semua tatanan, karena kehidupannya kita dibangun atas budaya,” katanya.

Lebih lanjut Mendes PDTT mengatakan, budaya akan menjadi penuntun yang luar biasa bagi Masyarakat, khususnya para pemuda dalam pembangunan desa.

Hal ini menjadi alasan dirinya hadir dalam Festival Budaya Desa yang diinisiasi Komunitas Muda Berta ini.

Dia berharap seluruh desa bisa menggali dan terus kembangkan budaya desa karena bisa menjadi identitas tersendiri.

Misalnya acara Selamatan Desa yang digelar setiap tahun di hampir seluruh wilayah desa.

“Ini hal yang membanggakan karena masing-masing desa miliki upacara untuk mensyukuri nikmat yang diberikan Allah Swt,” pungkas Abdul Halim Iskandar.

Sekedar informasi, Festival Budaya Desa diinisiasi Komunitas Muda Berta di Desa Kedung Betik untuk menggugah pemuda desa melestarikan kekayaan budaya dan kearifan lokal.

Turut hadir dalam Festival Budaya Desa ini, Direktur Sosial Budaya PDP Teguh Hadi Sulistiono, Ketua Yayasan Miftahul Ulum Dero H Mukhib, Koordiantor Provinsi Tenaga Pendamping Profesional Maghfuri Ridwan, Forkompimda Jombang, perangkat desa Kedungbetik dan para pendamping desa.

Comments are closed.